Langsung ke konten utama

Kenapa perlu kuliah?

Aku ketrigger oleh tayangan Mata Najwa "Kenapa Perlu Kuliah" yang baru saja aku tonton.

Pertama, aku bersyukur menemukan jawaban ini sejak kelas 11 SMA. Pada waktu itu, dalam sebuah kemah keakraban kecil yang aku ikuti, salah satu sesinya mendatangkan seorang mahasiswi (namanya lupa). Beliau tidak hanya seorang mahasiswi, dia juga kebetulan wakil presiden BEM di salah satu kampus di Semarang.

Beliau berbagi dan mengajak kami diskusi mengenai kuliah buat apa. Jujur, aku lupa isi pembicaraan sore itu. Yang aku tahu, aku sedang berada di posisi buat apa kuliah?

Namun, diskusi sore itu membuka banyak sekali hal termasuk pikiranku yang sempit tentang buat apa kuliah.

Kedua, perjalanan untuk menemukan pentingnya kuliah aku jalani sejak SMP.

Seperti yang kamu tahu, aku SMP di sebuah sekolah di luar kota orang tuaku tinggal dan bukan sekolah berasrama. Jadi sepulang sekolah aku mondok di sebuah asrama mahasiswa selama SMP hingga SMA bahkan saat gabyear. Di saat itu lah aku ketemu ratusan mahasiswa dengan berbagai jenisnya.

Mahasiswa yang aku lihat di asrama beragam umur dari maba hingga mahasiswa semester akhir dan beragam program studi: pertanian, fisika, perkapalan, manajemen, kesmas, dan sebagainya.

Pernah beberapa kali aku diajak untuk masuk ke kelas atau ke laboratorium mereka, dan itu kereeeen bangettt bagi anak belasan tahun. Lebih sering lagi aku diajak lari pagi di sekitaran kampus.

Namun, pengalaman-pengalaman ini tidak membuatku pingin banget kuliah. 

Kenapa? 

Karena aku tidak paham apa yang mereka sebenarnya pelajari dan untuk apa mereka belajar. Aku hanya lihat, kok seru kampusnya (kelas besarnya dengan kapasitas 100-an dengan meja kursi kayu panjang kayak di naruto *referensinya hahaha) dan pekerjaannya: beberapa skripsian mas-masku yaitu meneliti mesin kipas angin dengan aplikasi MathLab dan perencanaan bangunan pakai aplikasi yang aku tidak tahu).

Aku hanya melihat mahasiswa dan kampus dari jauh. Bahkan, aku sadari sekarang, aku tidak dapat gambaran luaran (anak SMP pada umumnya lah ya yang masih hidup dengan dunianya dan ga paham urusan kuliah *coba tanya kalo kamu punya adik SMP bener ga).

Kapan aku ketemu jawaban: kenapa perlu kuliah?

Waktu 2020 tepatnya pada saat aku tidak lolos SBMPTN. Di saat yang sama teman-temanku rerata melanjutkan kuliah dan aku tidak. Saat itu lah aku menemukan jawabannya.

Pada saat gabyear, aku berdiskusi banyak dengan mas-mas di asrama mahasiswa (yang kebetulan beberapa ada yang tidak kuliah dan ada yang tidak menyelesaikan kuliah). Aku dapat perspektif banyak banget mengenai perlunya kuliah.

Kamu tidak menemukan alasan kenapa perlu kuliah di tulisan ini (hehe) karena bukan itu tujuannya. Tonton video di atas untuk tahu jawabannya.