Langsung ke konten utama

A Reflection - Jakarta 2026

Ada yang sama dari bulan Maret-April 2019 dan bulan Januari-Februari 2026: aku mencoba tinggal cukup jauh di luar kenyamananku.

6 tahun lalu, aku memberanikan diri untuk magang di sebuah penerbitan di Yogyakarta. Tinggal sendirian di kantor, ke mana-mana pinjam sepeda atau naik transum, mengeksplorasi sekitar dan Kota Yogyakarta. Aku melakukan itu karena banyak hal, salah satunya: mimpi. Mimpi itu terwujud.

Januari lalu, aku memulai melakukan hal yang sama di Jakarta. Bukan untuk magang, tetapi untuk penelitian skripsiku, mencari data di Arsip Nasional dan Perpustakaan Nasional. Mencoba sendirian di sebuah lingkungan baru demi satu hal: mimpi. Mimpi itu terwujud, dan selesai hari ini.

Dari sini aku belajar banyak, diantaranya: 

1) Kesabaran: menjalani impian ini tidak mudah, tidak nyaman. Harus banyak sabar.

2) Persiapan: ketika berproses mencari data di sini, aku sadar persiapanku kurang.

3) Keberanian: aku belajar untuk berani memulai obrolan, memberanikan diri menegur sapa beberapa orang.

4) Bahagia: lebih spesifiknya, bahagia untuk diri sendiri. Melakukan sesuatu yang membuat bahagia diri sendiri, bukan untuk orang lain.

Aku bersyukur dari banyak mimpiku di kampus yang sekadar jadi tulisan, 'pergi' ini terlaksana, bahkan lebih dari yang aku bayangkan.